Detail buku

Thursday, August 9, 2012

Penulisan Partikel 'pun' yang Benar

Sebenarnya, partikel 'pun' harus lengket atau pisah dari kata di depannya ya...?! Hmm...! Kadang ada yang menulis, "sayapun", "diapun", "meskipun", "kendatipun", dan juga "merekapun". Tetapi, ada juga yang menulis, "saya pun", "dia pun", "meski pun", "kendati pun", dan juga "mereka pun". Nah, jadi mana yang benar sebenarnya?!

Ironis memang. Bila diperhatikan, sebagian besar dari kita memang tak tahu cara menuliskan 'pun' dengan benar. Bahkan orang-orang yang telah belasan tahun mengaku sebagai penulis, yang sudah menerbitkan sejumlah buku, dan yang berstatus redaktur/editor di media atau penerbit murahan pun tak tahu cara menulis 'pun' yang benar.

Padahal, untuk menulis 'pun' dengan benar itu sangat mudah. Semua sudah ada ketentuan bakunya--atau katakanlah rumus dalam bahasa kerennya--kapan partikel 'pun' harus ditulis lengket dan kapan harus pisah dari kata di depannya. Pada dasarnya hanya ada tiga belas 'pun' yang boleh ditulis lengket.

Berikut:

-Adapun
-Andaipun
-Ataupun
-Bagaimanapun
-Biarpun
-Kalaupun
-Kendatipun
-Maupun
-Meskipun
-Sekalipun
-Siapapun
-Sungguhpun
-Walaupun

Khusus untuk 'pun' pada "sekalipun" ada saatnya harus ditulis secara terpisah menjadi "sekali pun", karena keduanya memiliki fungsi dan arti yang berbeda.

Contoh kalimat yang menggunakan "sekalipun":

-Sekalipun dia galak, saya tidak takut
-Saya tak akan menikah dengannya, sekalipun Mama memaksa
-Sekalipun dia orang kaya, tak perlu bersikap sombong

Contoh kalimat yang menggunakan "sekali pun":

-Tak pernah sekali pun saya memukulnya
-Jika tak bisa sering-sering, sekali pun sudah syukur
-Sekali pun tak pernah dia ajak




Lea Willsen
Referensi: wikipedia/bs

Related Articles



Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

0 comments:

Post a Comment

Silakan aktifkan "Subscribe by email" agar Anda memeroleh pemberitahuan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...