Saturday, September 25, 2010

Kecelakaan Pesawat

Sebuah pesawat penumpang mengalami kerusakan mesin dan akan segera meledak. Para penumpang diminta memakai parasut dan terjun dari pesawat.

Ketika para penumpang sibuk memakai parasut, terlihat seorang Afrika menanggalkan seluruh pakaiannya sebelum memakai parasut.

Pramugari pun bertanya, “Mengapa Anda menanggalkan pakaian Anda?” Si Afrika menjawab, “Supaya orang-orang di bawah sana segera menolongku karena mengira aku adalah kotak hitam pesawat.”

Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 12:31 PM

Kepala Ikan

Oleh: Liven R

(Sebuah Dedikasi untuk Mama di Seluruh Dunia)


    ALKISAH, di sebuah desa nelayan di Tiongkok utara, terdapat sebuah keluarga nelayan yang miskin. Keluarga tersebut terdiri dari enam anggota, yakni Nyonya Zhao dan lima anaknya—empat anak lelaki dan seorang anak perempuan—yang masih kecil. Tuan Zhao telah meninggal dunia dua tahun lalu akibat perahu yang ditumpanginya tenggelam tersapu badai ketika melaut.

    Setelah kematian suaminya, Nyonya Zhao sehari-harinya bekerja mencuci pakaian tetangganya dan membantu membersihkan kapal nelayan yang pulang dari melaut untuk mendapatkan sedikit upah guna menyambung hidup keluarganya dan menyekolahkan anak-anaknya.

   Suatu ketika di hari terakhir musim dingin, sesuai tradisi setiap tahun, seluruh penduduk desa tersebut selalu berkumpul bersama keluarga masing-masing dan menikmati makan malam bersama untuk menyambut datangnya Festival Musim Semi (Tahun Baru Imlek).

   Sebagai persiapan menyambut festival tersebut, biasanya para nelayan tak pergi melaut selama beberapa hari. Hal ini menyebabkan penghasilan Nyonya Zhao berkurang.

   Menjelang malam Festival Musim Semi, dengan berbekal sedikit uang, Nyonya Zhao pergi ke pasar terdekat untuk membeli bahan makanan untuk makan malam keluarganya. Dengan uang yang dimilikinya, Nyonya Zhao hanya mampu membeli sedikit sayuran hijau. Beruntung di tengah perjalanan pulang, Nyonya Zhao bertemu dengan tetangganya yang kemudian menawarkan seekor ikan untuknya secara cuma-cuma.

    Berbekal sedikit sayuran hijau dan seekor ikan pemberian tetangganya, Nyonya Zhao kemudian memasak makan malam untuk anak-anaknya. Namun, bagaimana sepiring sayuran hijau dan seekor ikan dapat dibagi untuk enam orang?

    Setelah semua anaknya berkumpul di meja makan, Nyonya Zhao kemudian membagikan bagian tubuh ikan tersebut untuk kelima anaknya, sedangkan ia sendiri mengambil bagian kepala ikan.
“Mengapa Ibu tak mengambil bagian tubuh ikan dan hanya mengambil kepalanya saja?” putra sulung Nyonya Zhao bertanya.

    “Anakku, kepala ikan adalah kesukaan Ibu. Dan bagi Ibu, kepala ikan adalah bagian yang paling enak,” jawab Nyonya Zhao sambil tersenyum.

    Dengan demikian, malam itu mereka juga makan dan berkumpul bersama dengan gembira meskipun dengan lauk seadanya. Dan tanpa persiapan baju baru, mereka tetap melewati Festival Musim Semi dengan gembira.

***

    WAKTU bergerak dengan cepat. Empat puluh tahun terlewatkan. Kini, Nyonya Zhao telah berusia 75 tahun dan anak-anaknya telah berkeluarga dan hidup mapan.

    Suatu hari, anak-anak dan menantu Nyonya Zhao berunding untuk mengadakan pesta ulang tahun yang ke-75 untuknya. Dan akhirnya disepakati untuk merayakan ulang tahun tersebut di sebuah restoran mewah.

    Pada hari ulang tahunnya, dengan dituntun anak dan menantunya Nyonya Zhao berjalan menuju meja yang disediakan untuknya.

   Setelah semua undangan hadir, pelayan restoran segera menghidangkan menu yang dipesan. Pada saat penutup hidangan dibuka, alangkah terkejutnya Nyonya Zhao saat melihat sebuah kepala ikan yang besar berada di dalamnya.

   “Ibu, kami sengaja memesan kepala ikan ini untuk Ibu, karena kami tahu sejak dulu Ibu paling menyukai kepala ikan,” ucap putri bungsu Nyonya Zhao.

   Nyonya Zhao tersenyum kemudian menitikkan airmata.

    “Anak-anakku, tahukah kalian aku sesungguhnya tak pernah menyukai kepala ikan? Di masa dulu karena kemiskinan kita, aku harus berbohong kepada kalian setiap kali kita hanya memiliki seekor ikan untuk dimakan berenam. Aku berbohong bahwa aku menyukai kepala ikan, agar kalian dapat makan dengan tenang dan sedikit lebih kenyang dengan bagianku. Kini setelah kalian berpenghasilan cukup dan hidup sukses, apakah aku masih harus memakan kepala ikan?” tanya Nyonya Zhao sambil bercanda kepada anak-anaknya.

***
    KASIH sayang seorang ibu kepada anak-anaknya adalah demikian besarnya sehingga ia rela mengorbankan kesenangan diri sendiri demi kebahagiaan anak-anaknya. Dalam perannya, ibu selalu berusaha menelan bagian yang pahit bagi dirinya sendiri dan menyisakan bagian yang manis untuk anak-anaknya.

    Sebagai anak, kita hendaknya senantiasa berusaha untuk membalas budi besar ibu meskipun ibu tak pernah mengingatkan kita untuk melakukan hal tersebut.

Semoga dengan selalu mengingat dan membalas budi besar ibu, hamparan permadani surga di bawah telapak kaki ibu senantiasa terbentang menyambut setiap langkah kaki kita.

***
Medan, Harian Analisa
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 12:18 PM

Thursday, September 23, 2010

Jalan Pintas Mematikan Komputer



DALAM menjalankan komputer, kita mengenal istilah jalan pintas (shortcut). Dengan adanya jalan pintas, kita dapat melakukan suatu tindakan secara praktis. Nah, kira-kira bagaimanakah cara membuat jalan pintas mematikan komputer (shutdown shortcut)? Berikut:

1. Klik kanan pada bagian desktop.
2. Pilih New dan kemudian pilih shortcut.
3. Akan muncul jendela baru yang meminta Anda memasukkan kode. Masukkan kode: shutdown spasi -s spasi -t spasi 00 (contoh: shutdown -s -t 00).
4. Klik Next > dan kemudian Finish.
5. Ubahlah (tidak diubah juga boleh) icon shutdown shortcut yang telah jadi sesuai keinginan Anda dengan klik kanan pada icon, pilih Properties dan kemudian Change Icon. Selamat mencoba!
NB: Sebelum klik ganda pada icon shutdown shortcut untuk mematikan komputer, pastikan semua program telah dimatikan dengan benar.

Lea W, 01/08/09


 Baca juga: http://myartdimension.blogspot.com/2010/09/komputer-hang.html
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 9:48 AM

Wednesday, September 22, 2010

Happy Cap Go Meh!

Temukan hal-hal positif pada blog Art Dimension...
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 10:05 AM

Tuesday, September 21, 2010

Dongeng Kehidupan

Sejak kecil kita sudah diperkenalkan pada cerita-cerita dongeng, entah itu dongeng sebelum tidur atau dongeng yang dikemas dalam bentuk animasi. Sungguh menyenangkan setiap kali menyelami sebuah dongeng! Secara pribadi, saya menyukai dongeng lebih daripada cerita apa pun. Pasalnya, cerita selalu ditutup dengan kebahagiaan dari tokoh utama. Ditambah lagi dengan keajaiban, gemerlap, dan kebetulan manis yang selalu menyertai seluruh jalan cerita.

Mungkin Anda berharap bisa mengubah kehidupan ini seperti dongeng, di mana selalu happy ending yang terjadi. Bukan itu saja, dalam dongeng para tokoh protagonis begitu gampang menghadapi berbagai cobaan berkat adanya mukjizat yang selalu datang pada saat yang tepat.

Mungkin pula Anda adalah orang yang sama sekali tidak mempercayai dongeng, layaknya salah satu lirik lagu Michael Kuang Liang yang menyatakan bahwa cerita dongeng hanya kebohongan belaka.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak Anda untuk mengupas sekilas makna yang terkandung dalam dongeng. Bahwa sesungguhnya kehidupan nyata yang kita jalani juga tidak terlepas dari alur bak dongeng. Bedanya, di kehidupan ini kita tidak ditemani oleh ibu peri atau tujuh kurcaci.

Cinderella

Cinderella adalah dongeng sepanjang masa yang telah dibuat dalam berbagai versi. Jika Anda pernah bermimpi untuk menjadi Cinderella, maka mimpi itu bukanlah imajinasi belaka. Sesungguhnya Anda adalah Cinderella, setidaknya untuk diri Anda sendiri. Tidak percaya? Mari kita bahas!

Kisah Cinderella diwali dengan penyiksaan oleh ibu dan kedua saudara tiri. Dalam hidup, kerap kita juga merasakan hal seperti itu, tertekan atau merasa lelah atas tugas serta perintah yang diberikan oleh orang tua, guru, dosen, maupun atasan (mereka bak ibu tiri, bukan?). Namun, apa mau dikata, semua itu harus dilakukan dengan ikhlas, setidaknya demi menghindari hukuman.

Berikutnya tentang kereta kencana beserta kusir dan kuda yang di’tring’ oleh ibu peri. Awalnya benda-benda tersebut berasal dari labu, tikus, serta pernak-pernik lain yang sama sekali tidak mungkin dijadikan alat transportasi tanpa sentuhan tongkat sihir. Di kehidupan nyata, Anda bisa merealisasikan keajaiban yang tadinya dianggap tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan tanpa bantuan ibu peri. Pikirkan, ibu peri membuat kereta kencana mewah dan megah dari bahan-bahan yang sesungguhnya tidak berharga. Anda juga bisa seperti itu, sihir yang dibutuhkan hanya usaha, kemauan, serta kreativitas. Contohnya, beberapa seniman meraup banyak rezeki dari eceng gondok dan pelepah pisang. Dua bahan yang dianggap sampah ini dijadikan lukisan dan barang seni bernilai jual tinggi. Kasus lain, seorang anak SMP mengantongi jutaan rupiah berkat semut. Anak ini melakukan penelitian tentang kehidupan semut sehingga membawanya sebagai juara pertama pada lomba penulisan karya ilmiah remaja beberapa tahun silam.

Sekarang, bagian yang paling saya suka, saat lonceng berdentang 12 kali. Adegan ini seolah ingin menunjukkan pada kita bahwa kesenangan serta kebahagiaan tidak ada yang bersifat kekal. Semua datang silih berganti bersama derita. Namun, derita itulah yang nanti akan mengantar kita kepada kebahagiaan baru yang nilainya lebih besar. Bukankah kita akan semakin menikmati dan mensyukuri bahagia sebagai menu utama jika terlebih dahulu diberi makanan pembuka berupa derita?

Sepatu kaca adalah maskot dongeng Cinderella. Sepatu kaca dianalogikan sebagai sesuatu pada diri Anda yang membuat kekasih Anda merasa sangat yakin bahwa Anda adalah pilihan yang tepat. Anda memiliki satu dan dia memiliki yang satu lagi. Jika sepatu (baca: kepribadian dan prinsip) yang dimiliki pasangan Anda pas pada kaki (baca: diri) Anda dan merupakan pasangan yang sesuai, maka Anda bisa menebak kelanjutannya, bukan?

Beauty and The Beast

Dongeng ternama ini juga telah dirilis dalam beberapa versi. Diawali dengan seorang pangeran berwajah tampan dan berwatak sombong yang diubah menjadi buruk rupa oleh seorang bidadari. Cuplikan ini memberi ultimatum kepada kita bahwa wujud yang pantas bagi orang berhati buruk adalah wujud yang buruk. Bahkan, andaikata si jahat itu berwajah cantik, ia akan tetap dipandang jelek di mata Tuhan dan insan yang mengerti tentang nurani. Memang tampak mendramatisir, tetapi itulah adanya!

Lalu tentang bunga mawar yang direncanakan akan layu dalam kurun waktu tertentu. Jika mawar itu layu maka Beast tidak akan pernah bisa kembali menjadi manusia. Di kehidupan nyata juga demikian. Kita senantiasa bekerja dalam batas waktu yang ditentukan alias deadline. Jika kita terlambat menyelesaikannya maka akan memberi dampak yang tidak mengenakkan. Tidak perlu jauh-jauh, sama halnya dengan Kak Pengasuh yang senantiasa memperingatkan agar penulis menyertakan nota kecil untuk setiap karya yang mudah basi. Tujuannya tentu untuk menghindari pemeriksaan karya setelah ’mawar’ melayu.

Penjelasan logis apa yang tepat mengenai Beast yang bisa berubah menjadi tampan setelah mendapat cinta sejati dari Belle atau Beauty? Lagi-lagi idiom lama tentang cinta itu buta yang menjadi jawaban. Jika seseorang telah terasuki oleh cinta, maka ia akan memandang pasangannya sebagai sosok yang luar biasa. Kekurangan pada fisik maupun jiwa dilihat sebagai kelebihan yang menyempurnakan segalanya. Bukankah hal tersebut memang benar?

Snow White

Kisah Snow White dimulai dengan kebencian yang teramat dalam dari ibu tirinya saat menerima kenyataan bahwa Snow White adalah wanita tercantik di dunia. Hal ini seolah menjadi ironi bagi kita bahwa kita sering membenci seseorang hanya karena kita ingin menjadi seperti dia.

Benda yang identik dengan kisah ini yaitu cermin ajaib. Di kehidupan nyata, cermin ajaib menggambarkan hati nurani, yaitu suara paling setia yang tidak pernah berkata bohong. Cermin ajaib mengatakan bahwa Snow White lebih cantik sehingga timbullah kedengkian di hati ibu tiri. Wanita ini menghalalkan segala cara untuk bisa menyingkirkan Snow White, yang mana pada akhir cerita justru ia sendiri yang dirugikan akibat ulahnya. Andai cermin ajaib mengatakan bahwa ibu tiri adalah wanita tercantik, tentu tidak akan berakhir demikian. Artinya, untuk bisa hidup tenang, kita harus mengajari hati nurani untuk cepat bersyukur atas apa yang sudah dikaruniai. Jangan menyemai bibit kebencian, iri, dengki dalam diri hanya karena rumput tetangga lebih hijau dan subur! Lagipula, dengan mensyukuri maka kita akan lebih bisa menjaga dan menghargai.

Akhir cerita Snow White hampir mirip dengan dongeng Sleeping Beauty, yaitu sang putri yang telah mati hidup kembali berkat kecupan penuh cinta dari pangeran. Hal ini sangat mungkin terjadi di kehidupan nyata meski sebagian dari Anda menggumamkan kata ’mustahil’. Alasannya, jika kita mencintai seseorang dan orang tersebut meninggal, maka kita bisa menghidupkannya kembali berkat cinta kita padanya. Kita bisa menghidupkannya di hati dan diri kita.

Rasanya sudah cukup jauh kita mengembara ke negeri dongeng dan menganalogikan kehidupan dalam dongeng dengan kehidupan kita di dunia. Ternyata kehidupan kita juga bisa dipenuhi dengan keajaiban, tidak beda seperti sebuah dongeng, tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 10:35 PM

Nak, Tidur Yuk, Sayang!

Belakangan ini Vivian selalu tampak lesu di kantor. Berkali-kali ia memenuhi cangkirnya dengan kopi hanya agar tidak terus menguap dan kedua mata bisa tetap terbuka hingga jam kerja berakhir. Kejadian itu berlangsung setiap hari dan tentu saja turut mempengaruhi produktivitas Vivian.

Usut punya usut ternyata semua itu bermula dari kegemaran Nayla, putri Vivian yang kini berusia 2 tahun untuk tidur larut malam, bahkan tidak jarang dini hari. Sebagai ibu yang bertanggung jawab, meski capek dan malam telah meninggi, mau tidak mau Vivian harus menemani putri sematawayangnya itu, mulai dari membacakan dongeng sampai menemani menonton DVD film Spongebob. Jika kemauan Nay tidak dituruti, maka bocah itu akan menangis sejadi-jadinya.

Begitu memiliki anak, tidak jarang orang tua harus mengeset ulang jam biologisnya untuk disesuaikan dengan si kecil. Terlebih lagi pada bulan-bulan pertama di mana kita harus bangun jika ia terjaga karena lapar atau mengompol. Memberi perhatian kepada anak adalah kewajiban tetapi apa itu berarti kita harus mengorbankan jam tidur? Toh kita bukan Napoleon yang bisa tidur hanya 3 jam per hari.

Kebutuhan tidur anak ditentukan oleh usia. Sebagai contoh, bayi baru lahir (neonatus) butuh tidur 16-20 jam per hari. Bayi usia 2-12 bulan butuh waktu tidur 9-12 jam pada malam hari dengan tidur siang 1-4 jam sehari. Anak usia 1-3 tahn butuh waktu tidur 12-13 jam yang sudah termasuk dengan tidur siang. Sebagai catatan, banyak proses penting, mulai dari pertumbuhan sampai pembuangan racun terjadi saat anak tidur.

Anak Anda tentu tidak mengerti kalau kebiasaan tidurnya yang turut menyita jam tidur kedua orang tua bukanlah sesuatu yang baik. Oleh karena itu, jangan sekali-kali Anda menyalahkannya! Jika anak Anda masih bayi mungkin akan butuh waktu dalam hitungan minggu sampai bulan untuk bisa tidur sesuai dengan pola yang benar. Bahkan, jika itu sudah terjadi pun, tetap tidak ada jaminan akan terus berlangsung demikian.

Belajarlah untuk bersabar menghadapi ulah mereka! Bisa saja pengaturan pola makan mereka sedikit keliru. Terlalu kenyang atau terlalu lapar mungkin saja adalah alasan mengapa mereka sulit tidur. Di samping itu, jangan berikan makanan atau minuman yang bisa mengusir kantuk, seperti kopi dan teh.

Sebaiknya kita membuat rutinitas. Misalnya setiap malam sebelum tidur, berikan susu, pakaikan piyama, bacakan cerita atau beri sentuhan-sentuhan kelembutan sampai ia mengantuk. Setelah matanya tampak sayu, letakkan di tempat tidur. Lakukanlah hal yang sama setiap malam! Usahakan selalu menidurkannya di tempat yang sama. Akibatnya, ia belajar bahwa jika diletakkan di tempat tidur berarti waktu tidur telah tiba. Dengan kata lain, buatlah ia mengasosiasikan kamar dan ranjangnya dengan saat untuk tidur, bukan saat untuk bermain atau bersenda gurau.

Tidur adalah salah satu cara memulihkan kondisi badan supaya fit. Jaga supaya mereka tidak melakukan aktivitas berlebih sesaat menjelang tidur. Hal tersebut hanya akan membuat anak jauh lebih segar dan melewatkan waktu tidur.

Langkah lain yang perlu mendapat perhatian kita adalah pengaturan pola tidur anak. Jangan sampai ia tidur berlebihan di siang hari sehingga tidak bisa tidur di malam hari.

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, bukan? Jadi, jika Anda tidak ingin anak tidur malam, sebaiknya Anda dan pasangan juga menghindari kebiasaan ini. Di sisi lain, ada kalanya anak memilih untuk tidur malam hanya agar bisa bersama Anda. Mungkin seharian ia ditinggal dengan perawat karena baik Anda maupun pasangan harus bekerja di luar rumah. Oleh karena itu, ia mencuri sedikit waktu tidur untuk bisa mendapat sedikit perhatian Anda. Solusinya, kalau bisa sempatkanlah bermain dengannya saat malam belum terlalu larut.

Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 4:33 PM

Hemoroid yang Membandel (narasumber: dr. Delken Kuswanto)

Istilah hemoroid lebih dikenal sebagai ambeien atau wasir oleh masyarakat awam. Sudah pasti kehadirannya akan mengundang segelintir nyaman. Hemoroid bukan saja mengganggu aspek kesehatan, tetapi juga aspek kosmetik bahkan sampai aspek sosial.

Hemoroid bisa mengenai siapa saja, baik lelaki maupun wanita. Insiden penyakit ini akan meningkat sejalan dengan usia dan mencapai puncak pada usia 45-65 tahun.

Secara sederhana, kita bisa menganggap hemoroid sebagai pelebaran pembuluh darah, walaupun sebenarnya juga melibatkan jaringan lunak di sana. Hemoroid hampir mirip dengan varises. Hanya saja, pada varises pembuluh darah yang melebar adalah pembuluh darah kaki, sedangkan pada hemoroid pembuluh darah yang bermasalah adalah vena hemoroidalis di daerah anorektal.

Masalah di Bantalan Anus

Sebelum dikeluarkan, feses (tinja) ditampung dalam sebuah pipa yang disebut rektum/rektal. Rektum sendiri bermuara pada anus (dubur) dan merupakan kelanjutan dari usus besar. Di daerah ini terdapat sebuah bantalan yang disebut bantalan anus.

Bantalan anus merupakan jaringan lunak yang kaya pembuluh darah. Kedudukannya difiksasi oleh ligamen (jaringan penyokong) serta otot-otot. Bantalan anus sangat penting. Dialah yang mencegah air masuk melalui anus saat kita berenang atau berendam. Dia pula yang menjaga agar gas, serta massa feses solid maupun cair tidak keluar tanpa terkontrol.

Pada kejadian hemoroid, masalah terjadi pada bantalan ini. Bendungan dan pembesaran bantalan anus menjadi mekanisme dasar terjadinya hemoroid.

Hemoroid disebut-sebut sebagai penyakit menurun. Namun, sampai saat ini belum ada penelitian yang mendukung dan membenarkan hipotesis tersebut. Pastinya, hemoroid berhubungan dengan pola diet dan defekasi (buang air besar) seseorang. Diet tinggi serat dan defekasi dengan toilet jongkok diyakini mampu menurunkan risiko hemoroid. Faktor hormonal, usia, konstipasi (susah buang air besar) dan mengedan yang lama juga bisa dihubungkan dengan kejadian hemoroid.

Belakangan, diketahui bahwa hemoroid juga berkaitan dengan kehamilan. Pada saat hamil, sejumlah perubahan hormonal terjadi pada wanita yang bersangkutan. Hormon kehamilan disinyalir mengurangi fungsi penyokong dari otot dan ligamentum di sekitar bantalan anus. Hemoroid pada masa kehamilan juga bisa dipicu oleh kekerapan insiden konstipasi pada masa kehamilan. Persalinan pervaginam juga berpeluang untuk merusak bantalan anus jika tidak dilakukan sesuai prosedur.

Berdasarkan letak anatomisnya, hemoroid dibagi menjadi 3 yaitu hemoroid eksterna, interna, dan campuran. Biasanya benjolan pada hemoroid eksterna akan keluar dari anus bila penderita mengedan, tapi dapat dimasukkan kembali dengan jari. Sementara itu, hemoroid interna merupakan benjolan dari vena hemoroidalis interna yang dilapisi epitel dari mukosa anus. Benjolan pada hemoroid interna paling sering terdapat di arah jam 3, 7, dan 11.

Belum Tentu Hemoroid

Pendarahan atau nyeri di sekitar anus tidak serta-merta membawa pemikiran kita kepada hemoroid. Masih ada sejumlah kelainan yang bisa menyebabkan keluhan serupa, sebut saja prolaps rektum (rektum keluar sebagian atau seluruhnya ke anus), fisura ani (retak di anus), abses perianal (nanh sekitar anus), dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kejelian mengenali gejala dan tanda memainkan peran yang sangat penting.

Secara harfiah, hemoroid berasal dari bahasa Yunani yaitu haem (darah) dan rhoos (mengalir). Drah yang mengalir pada waktu defekasi maupun sesudah defekasi menjadi gejala yang paling sering dikeluhkan oleh penderita hemoroid. Darah berwarna merah segar itu bisa menetes, bisa pula menyemprot. Sebagai tambahan, feses yang keras juga dapat menyebabkan robekan pada pembuluh darah di bantalan anus sehingga terjadi perdarahan yang lebih hebat. Bahkan penderita bisa mengalami anemia hingga kadar hemoglobin di bawah 4 g/dl

Apabila terjadi proses inflamasi/peradangan maka penderita akan merasakan nyeri yang menetap hampir sepanjang hari.

Pada kasus hemoroid interna, mukosa anus dapat mengeluarkan sekret yang disertai perdarahan, yang sering mengotori celana dalam. Bila ditambah lagi dengan kebersihan yang buruk serta reaksi alergi obat luar yang dioleskan pada anus maka akan memicu dermatitis (peradangan kulit) perianal.

Untuk hemoroid interna, terdapat 4 tingkat keparahan, meliputi.

  1. Derajat I, di mana bantalan anus tidak keluar, hanya tampak tanda pendarahan
  2. Derajat II, di mana bantalan anus keluar saat penderita mengedan dan bisa masuk kembali secara spontan begitu proses mengedan dihentikan
  3. Derajat III, di mana bantalan anus keluar saat mengedan atau defekasi dan tetap di luar jika tidak dimasukkan dengan bantuan jari (reposisi manual).
  4. Derajat IV, di mana bantalan anus yang keluar tidak dapat dikembalikan meski dibantu oleh jari.

Tata Laksana Hemoroid

Penanganan hemoroid sangat bervariasi, mulai dari cara konservatif, dengan menggunakan obat sampai operasi. Pemilihan jenis terapi sangat bergantung dari keluhan penderita serta derajat hemoroidnya. Sejauh ini, tidak ada indikasi mutlak untuk melakukan terapi invasif. Terapi invasif diusahakan menjadi pilihan terakhir.

Salah satu obat hemoroid adalah diosmin dan hesperidin yang dimikronisasi. Obat tersebut menyebabkan konstriksi (pengecilan diameter) pembuluh dara vena dan menghambat reasksi peradangan. Bila obat sudah tak mempan atau terjadi perdarahan dan prolaps setelahnya, tindakan invasif menjadi pilihan. Prinsip dari tindakan invasif ada 2 yaitu fiksasi dan eksisi. Fiksasi dilakukan pada derajat I dan II dan selebihnya dilakukan eksisi.

Fiksasi meliputi skleroterapi, rubber band ligation, cryosurgery, infrared thermocoagulation, photocoagulation, dan Doppler ultrasound guided haemorrhoid artery ligation. Masing-masing dilakukan dengan teknik, indikasi, dan pertimbangan sendiri-sendiri. Komplikasi yang dapat timbul paska tindakan invasif adalah perdarahan sekunder, selulitis, abses, fistula (terbentuk hubungan abnormal antara dua mukosa), fissura, dan inkontinensia (tidak dapat menahan/mengendalikan proses buang air besar).

Hemoroid bukan penyakit yang tak mungkin dicegah. Diet tinggi serat seperti banyak sayur dan buah akan membuat feses lembek sehingga tidak perlu mengedan saat defekasi.

Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 4:21 PM

Entri Populer