Sunday, October 27, 2013

Hari Blogger Nasional! Yuk, Menjadi Blogger!

Hari ini—27 Oktober—Indonesia memperingati Hari Blogger Nasional yang ke-7, semenjak dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Muhammad Nuh, pada event Pesta Blogger 2007. Ada satu hal yang menarik. Kendatipun Hari Blogger Nasional kalah dikenal dibanding dengan hari-hari istimewa lain, semisal Hari Ibu (22 Desember), Hari Natal (25 Desember), dan sebagainya, tetapi di sini kita dapat melihat bahwa keberadaan blog di Indonesia merupakan sesuatu yang penting, termasuk aktivitas blogging (ngeblog—menulis blog) bukanlah sesuatu yang dapat dipandang sebelah mata.

Sampai sekarang pun, jumlah weblog—kepanjangan dari blog—di dunia maya telah mencapai angka sepuluh juta lebih, dan masih akan terus bertambah setiap harinya, baik melalui platform blogger yang dimiliki perusahaan raksasa, Google, kemudian Wordpress, dan masih banyak lagi.

Kemudahan menjadi salah satu faktor bertumbuh pesatnya blog seiring perkembangan zaman. Kita mungkin harus cerdas untuk menjadi seorang penemu, memiliki paras menarik untuk seorang artis, suara yang baik untuk seorang penyanyi, atau modal untuk seorang pengusaha, tetapi menjadi blogger cukup memahami cara berinternet, dipadu dengan kreativitas dan keseriusan. Tanpa modal, tanpa pendidikan tinggi, tanpa terikat dengan peraturan-peraturan yang rumit, siapa saja bisa mengelola sebuah blog pribadi.

Melalui tulisan ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai dasar-dasar pengertian blog, manfaat, dan lainnya.

Pengertian

Blog dapat dikatakan sebagai sebuah media penerbitan online yang terbuka bagi siapa saja untuk memilikinya, mengelolanya,  tanpa dipungut biaya sepersen pun. Kita dapat mengibaratkannya sebagai sebuah majalah, di mana di dalamnya dapat diisi dengan berbagai konten, seperti tulisan, gambar, dan lainnya. Di samping setting default yang memungkinkan untuk diakses pengguna internet dari belahan dunia mana pun, ada kalanya blog juga difungsikan sebagai diari elektronik yang tertutup dari publik, atau ruang diskusi bagi suatu kelompok/organisasi.

Blog dapat dikelola hanya seorang diri, atau bersama, maksimum 100 blogger. Setiap template, ukuran, serta hiasan-hiasan lainnya sepenuhnya dapat disesuaikan sendiri oleh pengelola. Salah satu contoh, secara default sebuah blog tidak memiliki fitur memutarkan lagu kepada visitor-nya, tetapi fitur tersebut dapat ditemukan pada blog yang telah melalui berbagai modifikasi kode HTML—Hyper-Text Markup Language. Kreativitas masing-masing blogger menjadi penentu.

Manfaat

Berbicara tentang manfaat, jelas aktivitas blogging akan mendapatkan manfaat positif, baik untuk si blogger maupun visitor, selama segalanya dikelola secara bijak. Melalui media blog, seorang blogger dapat mengamalkan ilmu, pengalaman, atau informasi kepada dunia.

Blog juga dapat mendatangkan penghasilan tambahan, baik melalui metode menawarkan suatu produk atau jasa, dan bisa juga melalui kolom iklan. Namun, segalanya tentu harus memprioritaskan fondasi kecintaan seorang blogger terhadap aktivitas blogging, jika tak ingin berakhir dengan rasa jenuh.

Yang butuh blog

Siapa saja boleh butuh atau pantas memiliki sebuah blog, tak peduli dari kalangan apa dan berstatus apa. Bahkan, seorang artis atau pebisnis juga butuh dan pantas memiliki sebuah blog demi memuluskan kariernya. Blog juga pantas dimiliki mereka yang memiliki sebuah gagasan besar, tak peduli apa latar belakang mereka.

Remaja memfungsikan blog sebagai diari, ibu rumah tangga berbagi resep, lansia berbagi pengalaman hidup, atau mereka yang bergerak di bidang tertentu kemudian membagikan pengetahuannya. Dengan kata lain, bukan apakah sebuah blog dibutuhkan oleh siapa, tetapi tema dari sebuah blog pada dasarnya fleksibel, dapat disesuaikan sesuka hati.

Cara memiliki blog

Dewasa ini, mencari tutorial secara online sangatlah mudah. Untuk memiliki sebuah blog, dapat dilakukan dengan ‘bertanya’ kepada mesin pencari Google, Yahoo!, atau Bing. Selain itu, beredar juga cukup banyak buku tutorial yang komplet membahas mengenai modifikasi, pengembangan, dan sebagainya, di toko buku. Harga rata-rata hanya berkisar antara tigapuluh sampai tujuhpuluh ribu rupiah, tergantung ketebalan buku.

Sebagai langkah awal, bisa langsung mengakses http://blogger.com, kemudian ikuti petunjuk yang ada. Sangat mudah dan menyenangkan. Silakan buktikan sendiri!

* Oktober 2013

* Lea Willsen, penulis buku-buku komputer/internet. Buku berikut yang menyusul diterbitkan berjudul “Cepat Mahir Menguasai Blogger-Blogspot”.

*Telah muat di Harian Analisa
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 10:01 PM

Saturday, October 12, 2013

Banner Blogger Indonesia Gratis

Tunjukkan kebanggaan Anda kepada dunia sebagai seorang blogger yang berasal dari Indonesia! Berikut di bawah ini tersedia beberapa desain banner "Blogger Indonesia" yang dapat Anda pasang ke blog Anda. Download kode sesuai banner yang diinginkan.


Desain 1

Desain 2


Desain 3

Desain 4

Desain 5

Desain 6

Desain 7

Desain 8

Desain 9

Desain 10

Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 9:02 PM

Tetaplah Bersyukur




Menjalani hidup dengan senantiasa bersyukur itu penting dan bermanfaat. Setidaknya, dengan tetap bersyukur, maka kita akan mempertahankan energi positif yang ada di dalam pikiran kita.



Demikian juga sebaliknya, apabila kita senantiasa menjalani hidup dengan keluh kesah, maka energi yang ada di dalam pikiran kita merupakan energi negatif. Praktis, hidup pun menjadi sulit untuk dijalani, karena kita tidak belajar untuk ikhlas dan peka mencari peluang yang dapat kita tangkap, tetapi justru terus-menerus terpuruk dalam penyesalan.



Ah, mengapa saya tidak memiliki ini? Mengapa saya tidak bisa begini? Dan, mengapa saya kerap menderita? Tak ada jawaban pasti untuk pertanyaan-pertanyaan demikian. Yang ada hanyalah ruang pada otak kita semakin dipadati oleh keluhan-keluhan yang tidak mengubah kondisi menjadi lebih baik. Untuk itu, ada kalanya kita harus mengasihani daya tampung otak kita sendiri yang sudah kian sesak, dengan segera berpikir secara terbuka, dan membuang jauh pemikiran-pemikiran negatif itu.



Ada kisah klasik tentang setengah gelas air putih yang amat inspiratif. Kisah ini mungkin sudah berulang kali ditulis dan diceritakan selama ini. Namun, apabila kisah ini masih berdaya guna dalam melahirkan manfaat positif untuk kita semua, maka marilah kita bersama kembali mempelajari kisah menarik ini!



Ada sebuah gelas berisi setengah gelas air putih. Dua orang—dengan pemikiran mereka yang saling bertolak belakang—diminta untuk merenungkan kondisi tersebut.



Orang pertama adalah orang yang kerap berpikir secara negatif. Ia pun berpendapat, ah, air saya tinggal setengah gelas. Celaka! Sebentar lagi akan habis! Bagaimana ini?!



Rasa cemas pun memadati ruang otak si orang pertama.



Lalu, orang kedua adalah orang yang kerap berpikir secara positif. Ia pun berpendapat, hmm..., air saya masih setengah gelas. Sunggu beruntung! Sungguh beruntung saya masih memiliki setengah gelas air putih ini!



Rasa syukur pun memadati ruang otak si orang kedua.



Kisah klasik di atas hendak menyampaikan pesan kepada kita, dalam satu kondisi yang sama, ada kalanya dua pemikiran menerjemahkannya menjadi dua sikap yang saling bertolak belakang. Sikap orang pertama cenderung mengarah pada hal-hal negatif, sehingga sekalipun masih tersisa setengah gelas air putih di hadapannya, perasaannya kerap diselimuti rasa cemas. Sementara sikap orang kedua cenderung mengarah pada hal-hal positif, sehingga sekalipun hanya tersisa setengah gelas air putih di hadapannya, ia tetap merasa bersyukur akan hal tersebut.



Kisah yang menginspirasi juga pernah dibawakan oleh motivator Mario Teguh, dalam acara Golden Way (Metro TV). Ada seorang pemuda yang hanya memiliki sebuah raket tua. Tetapi dengan raket itulah, justru ia memeroleh banyak prestasi kemenangan. Padahal, lawan mainnya kerap memiliki raket yang lebih layak untuk dipakai. Mengapa bisa demikian?



Jawabannya cukup sederhana. Pemuda itu sadar bahwa ia hanya memiliki sebuah raket tua. Maka ia harus berlatih dan berjuang lebih kuat lagi daripada yang lainnya, agar ia mampu untuk mencapai apa yang diinginkannya.



Kisah lain ada pada situs resmi motivator Andrie Wongso (http:// http://www.andriewongso.com). Anthony Robles, seorang pegulat yang hanya memiliki satu kaki dan harus menopang tubuhnya dengan kruk, berhasil menjadi juara pertama pada kompetisi gulat nasional tingkat perguruan tinggi di Amerika—yang lebih dikenal sebagai National Collegiate Athletic Association (NCAA)—mengalahkan lawannya, Matt McDonough (orang normal) yang merupakan juara bertahan. Bahkan, pertarungan menunjukkan bahwa Robles unggul dengan skor 7-1!



Kompetisi gulat yang dimenangkan oleh Robles adalah kompetisi gulat yang nyata, bukan seperti acara ‘gulat-gulatan’ rekayasa yang sempat beberapa kali menimbulkan pro-kontra terkait penayangannya di salah satu stasiun televisi Indonesia. Pasca-kemenangan itu, nama Robles pun memadati berbagai media di Amerika. Ia berhasil membuktikan bahwa harapan yang seolah tak mungkin itu ada kalanya dapat tercapai dengan usaha yang keras.



Sedikit kata-kata dari Robles, “Ibu saya bilang bahwa Tuhan membuat saya seperti ini (lahir dengan satu kaki) pasti punya alasan. Alasannya adalah gulat. Saya tak melihat kehilangan satu kaki sebagai cacat. Orangtua membesarkan saya agar menjadi kuat dan mereka tak pernah memperlakukan saya sebagai orang cacat sehingga saya percaya bahwa saya dapat melakukan apa pun yang ada dalam pikiran saya.”



Dari ketiga cerita di atas membuktikan bahwa betapa pentingnya kita harus senantiasa menjaga energi positif dalam pikiran kita. Ada kalanya cobaan dan rintangan adalah bagian dari pendongkrak lahirnya potensi serta kekuatan tersembunyi. Tak peduli kita hanya memiliki setengah gelas air putih, sebuah raket tua, ataupun satu kaki, tetaplah belajar bersyukur dan berfokus pada kemungkinan datangnya harapan atau peluang yang dapat mengantarkan kita pada tujuan. Mari!



Telah dimuat di Harian Analisa
Posted by Art Dimension
Art Dimension Updated at: 8:18 PM

Entri Populer